Kado Indah di Tahun Baru, 8 Sekolah Terima Penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi

BATULICIN – Tahun Baru 2019 terasa istimewa bagi jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu. Pasalnya, sebanyak 8 (Delapan) Sekolah di Bumi Bersujud meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2018.

Penghargaan diserahkan Gubernur Kalimantan Selatan diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, di Banjarbaru, Senin (31/12).

Kepala DLH Tanbu, Rahmat Prapto Udoyo, melalui Kasi Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Siti Fatimah, mengatakan Delapan sekolah penerima Adiwiyata tersebut adalah SMAN 1 Kusan Hilir, SMKN 2 Simpang Empat, SMPN 3 Kusan Hilir, SMPN 2 Simpang Empat, SMPN 2 Batulicin, SMPN 2 Satui, SDN 1 Manunggal, dan SMAN 1 Satui.

Fatimah menjelaskan Sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

“Sekolah Adiwiyata tujuannya adalah mewujudkan warga sekolah yang bertanggungjawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tatakelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan,” ucapnya, seraya mengatakan sasaran Adiwiyata adalah perubahan perilaku ramah lingkungan semua warga sekolah agar peduli dan berbudaya lingkungan.

Sementara itu, terkait penghargaan Adiwiyata Tingkat Kalsel Tahun 2018, maka total Sekolah Adiwiyata di Tanah Bumbu sebanyak 38 Sekolah Adiwiyata Kabupaten, 22 Sekolah Adiwiyata Provinsi, dan 7 Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional.

Sedangkan untuk target 2019, Pemkab Tanbu melalui DLH kembali mengusulkan sebanyak 6 nominasi Sekolah Adiwiyata Kabupaten untuk menjadi Sekolah Adiwiyata Provinsi dan mengusulkan Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional sebanyak 10 sekolah. Selain itu juga diusulkan 2 Sekolah untuk Adiwiyata Mandiri Nasional.

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor, menyambut baik dengan diraihnya penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2018.

Bupati juga berharap sekolah yang sudah Adiwiyata baik ditingkat Kabupaten, Provinsi, ataupun Nasional mampu meningkatkan prestasi Adiwiyatanya satu tingkat lebih tinggi dan sekolah Adiwiyata mampu mendorong atau memotivasi sekolah lainya agar peduli dan berbudaya lingkungan.

Selain itu, diharapkan pula program Adiwiyata terus tumbuh dan berkembang seperti multilevel marketing yang mampu mendorong dan mampu membentuk sekolah-sekolah di Tanbu agar dapat turut melaksanakan upaya-upaya pemerintah menuju pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan bagi kepentingan generasi generasi sekarang dan akan datang.

“Atasnama pemerintah daerah saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendorong dan memotivasi, serta memfasilitasi sekolah dalam menciptakan warga sekolahnya peduli dan berbudaya lingkungan,” ujar Bupati. (rel)

WhatsApp Image 2019-01-10 at 12.09.10

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *