Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan

PROGRAM PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN PERUSAKAN LINGKUNGAN

DLH KABUPATEN TANAH BUMBU

 

  • Program Pengendalian Pencemaran Dan Perusakan Lingkungan adalah salah satu program unggulan yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Tanah Bumbu. Hal ini sangat beralasan karena indikator program (outcome) yang ingin dicapai dalam periode RENSTRA 2016-2021 adalah tersajinya data kondisi kualitas lingkungan hidup Kabupaten Tanah Bumbu secara keseluruhan yang meliputi aspek kualitas air, udara, dan tutupan hutan. Program tersebut dilaksanakan melalui kegiatan-kegiatan diantaranya :
  • Koordinasi Penilaian Kota Sehat/ADIPURA
  • Pemantauan Kualitas Lingkungan
  • Pengawasan Pelaksanaan Kebijakan Bidang Lingkungan Hidup
  • Pengkajian Dampak Lingkungan
  • Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengendalian Lingkungan Hidup
  • Inventarisasi dan Identifikasi Sumber Pencemar Air dari Kegiatan Usaha Pertambangan
  • Koordinasi Penilaian ADIWYATA
  • Pengembangan Kapasitas dalam Rangka Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup
  • Pelayanan Pengaduan Masyarakat
  • Pengembangan Sarana dan Prasarana Laboratorium Lingkungan
  • Penyusunan RPPLH Kabupaten Tanah Bumbu
  • Berikut target Program Pengendalian Pencemaran Dan Perusakan Lingkungan selama 5 (lima) tahun sebagaimana termuat pada RENSTRA DLH tahun 2016-2021 :
Nama Program Indikator Program Target capaian tahun ke-
2016 2017 2018 2019 2020
Pengendalian Pencemaran Dan Perusakan Lingkungan

 

Optimalisasi Kualitas Lingkungan Hidup Cukup Cukup Cukup Baik Baik

 

  • Target kinerja program (outcome) adalah Optimalisasi Kualitas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu. Pengukuran kinerja program tersebut diterjemahkan dalam bentuk perhitungan Indeks Kualitas Lingkungan hidup (IKLH). IKLH itu sendiri memiliki pengertian alat ukur sederhana yang dikembangkan oleh Kementerian LH di Tahun 2009 untuk mengetahui tingkat pencapaian upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah maupun semua elemen masyarakat dalam mengurangi laju kerusakan lingkungan dan pemulihan kualitas lingkungan. Tujuan yang melatar belakangi disusunnya indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) Kab. Tanah Bumbu adalah :
  • Memberikaninformasikepadaparapengambilkeputusan di tingkatpusatdandaerahtentangkondisilingkungan di daerahsebagaibahanevaluasikebijakanpembangunan yang berkelanjutandanberwawasanlingkungan
  • Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik tentang pencapaian target program – program pemerintah di bidang pengelolaan lingkungan hidup

 

Konsep IKLH, seperti yang dikembangkan oleh BPS, hanya mengambil tiga indikator kualitas lingkungan yaitu kualitas air sungai, kualitas udara, dan tutupan hutan. Struktur perhitungan IKLH 100 % adalah =30% Indeks Pencemaran Air + 30% Indeks Pencemaran Udara + 40% Indeks Tutupan Hutan atau IKLH = (30% x IPA) + (30% x IPU) + (40% x ITH). Kategori penilaian IKLH dibagi menjadi 7 (tujuh) kategori yaitu :

Kategori IKLH Nilai
Unggul x > 90
SangatBaik 82 < x ≤ 90
Baik 74 < x ≤ 82
Cukup 66 ≤ x ≤ 74
Kurang 58 ≤ x < 66
SangatKurang 50  ≤ x< 58
Waspada x < 50

 

Perhitungan IKLH Kab. Tanah Bumbu baru dilaksakan di tahun 2016 olehDLH Kab. Tanah Bumbu melalui Program Pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup dengan kegiatan utamanya adalah Pemantauan Kualitas Lingkungan (data dukung perhitungan IKA) dan Program Pengendalian Polusi dengan kegiatan pendukungnya adalah Pengujian emisi/polusi udara akibat aktivitas industri (data dukung perhitungan IKU). Sedangkan data ITH bersumber dari BAPPEDA Kab. Tanah Bumbu berdasarkan Peta RTRWK. Perhitungan ini dilaksanakan sebagai penyempurnaan dari perhitungan kualitas lingkungan sesuai dengan metode yang telah ditetapkan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Sebelumnya perhitungan hanya berdasarkan prosentase hasil uji kualitas air/udara/tanah yang memenuhi baku mutu dan dianggap belum mampu menggambarkan kondisi lingkungan hidup secara akurat.

Target capaian IKLH Kab. Tanah Bumbu tahun 2016 yang sekaligus merupakan target indikator kinerja daerah misi ketiga RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu adalah Kategori “CUKUP” atau dengan kisaran nilai 66 ≤ x ≤ 74 (CUKUP). Dari hasil perhitungan, didapatkan :

  • Capaian nilai Indeks Kualitas Air (IKA) adalah 52,14 atau kategori “SANGAT KURANG”
  • Capaian nilai Indeks Kualitas udara (IKU) adalah 90,047 atau kategori “SANGAT BAIK”
  • Nilai ITH adalah 67,44

 

 

Sehingga dari ketiga indikator kualitas lingkungan tersebut didapatkan nilai IKLH Kab. Tanah Bumbu Tahun 2016 adalah 68,614 atau kategori “CUKUP” atau sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Nilai IKLH ini akan dijadikan sebagai bahan evaluasi keberhasilan pelaksanaan program-program kegiatanbidanglingkunganhidupbaik yang dilakukanolehDLHKab.Tanah Bumbumaupun SKPD terkaitdanjugadapatdijadikansebagaidasar penyusunan program di bidang pengelolaan lingkungan hidup dalam rangka perbaikan optimalisasi kualitas lingkungan Kabupaten Tanah Bumbu selama 5 tahun mendatang.